Home Uncategorized Bete File Hilang karena Virus? Ini Cara Menyimpan File yang Aman

Bete File Hilang karena Virus? Ini Cara Menyimpan File yang Aman

by Ana Austin

Bagi kamu yang gemar mengunduh berbagai file dari internet pasti sangat menghargai koleksimu berapa pun ukuran filenya. Apa jadinya kalau file kesayangan kamu tiba-tiba lenyap karena virus atau faktor lainnya? Pastinya kamu akan merasa kesal teringat jumlah kuota dan waktu yang yang kamu gunakan ketika mengunduh file tersebut. Untuk mencegah hal itu agar tidak terjadi atau terulang, sebenarnya ada dua media untuk menyimpan file secara aman. Kamu bisa menyimpannya di media online dan media perangkat. Kamu bisa menyimpan file penting kamu secara online di situs penyimpanan yang punya kredibilitas tinggi, seperti Google Drive, Dropbox, Mega, dan situs penyimpanan lainnya. Sementara untuk media perangkat, kamu bisa menyimpan file di flashdisk dan hardisk eksternal. Keduanya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan, tetapi tetap menjadi media penyimpanan yang aman asalkan kamu bisa memilah data apa saja yang akan disimpan.

Ketika kamu akan menyimpan file secara online, hendaknya jangan menyimpan file yang berhubungan dengan data pribadi, seperti dokumen kuliah, pekerjaan, keuangan, atau kependudukan. Simpanlah data lain, seperti video atau musik yang kamu unduh dari internet dan menguncinya dengan password yang sulit ditebak. Kamu tentunya harus mengingat password tersebut. Kamu bisa menuliskannya di buku catatan atau memo di ponsel.

 

Media penyimpanan kedua adalah media perangkat eksternal. Media perangkat eksternal ini, tidak hanya kamu gunakan untuk menyimpan secara aman, tetapi juga mencegah memori internal komputer kamu agar tidak penuh. Tips pertama menyimpan file di media penyimpanan perangkat adalah kamu harus membatasi akses pengguna yang akan menggunakan komputer atau laptop kamu. Buatlah akun tamu yang diperuntukkan orang lain yang akan menggunakan komputermu dan akun pribadi yang hanya boleh digunakan oleh kamu sendiri.

Baca Juga:   Inilah Kelebihan Xiaomi Note 5A, Ponsel Ringan Harga Sejutaan

 

Selanjutnya, lakukanlah back up data setiap satu bulan sekali. Simpan file-file penting di setiap perangkat penyimpanan eksternal kamu. Kalau kamu memiliki dua perangkat eksternal simpanlah di keduanya. Nah, karena adanya perangkat ini yang terhubung pada komputer kamu, jangan lupa untuk mengescan selalu hardisk dan flashdisk yang terhubung. Hal itu juga berguna untuk mengetahui jika ada file yang terkena virus.

 

Terakhir, hal yang tidak kalah penting, yaitu untuk menjaga selalu kondisi komputer atau laptopmu, flashdisk, hardisk, dan perangkat penyimpanan lainnya. Hindarkan perangkat tersebut dari debu, air, dan kelembapan udara. Selannjutnya, untuk kamu yang belum memilliki perangkat eksternal dan memiliki rencana untuk membeli hardisk, berikut rekomendasi hardisk eksternal terbaik dengan kapasitas penyimpanan 1TB.

 

Rekomendasi yang pertama adalah hardisk eksternal Transcend Hardisk External 1TB Storejet 25M3B. Hardisk ini bisa mentransfer data dengan kecepatan mencapai 5GB per detik, sehingga kamu tidak perlu menunggu lama. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi dengan fitur canggih berupa sofware recovery dan Antivirus MC Afee untuk melindungi file dari berbabagai virus.

 

Harddisk selanjutnya adalah hardisk dari Seagate, yaitu Seagate Expansion Hardisk Eksternal 1TB. Fitur dari harddisk ini adalah kecepatan transfer data melalui USB 3.0. Harganya yang terjangkau membuat kamu bisa memiliki perangkat ini hanya dengan 700 ribuan saja.

 

Hardisk terakhir adalah Maxtor M3. Hardisk ini memiliki desain ramping yang membuatnya mudah untuk dibawa ke mana-mana. Selain itu, hardisk ini juga dilengkapi dengan USB 3.0 dan proteksi SafetyKey untuk keamanan data. Nah, itulah cara menyimpan file yang aman, serta rekomendasi hardisk terbaik untuk kamu.

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More