Beberapa Fungsi Root HP yang Harus Kamu Ketahui

Era persaingan smartphone yang terjadi selama delapan tahun ini melahirkan dua produk unggulan yang akhrinya mampu bertahan, smartphone dari Apple dengan basis operasional iOS dan produk smartphone yang berbasis operasional android. Tentu keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, termasuk juga para penggunanya yang datang dari beragam jenis latar belakang, meskipun harus diakui, pengguna iPhone atau produk iOS seringkali dikategorikan sebagai yang lebih berduit, sementara pengguna android lebih luas, termasuk dari kelas ekonomi yang bawah. Di antara keduanya, pengguna android masih jauh lebih banyak ketimbang iPhone, hal ini disebabkan ragam pilihan merek yang begitu banyak dengan jangkauan harga yang juga berbeda-beda. Akibatnya terjadi juga pola penggunaan android yang berbeda antara satu pengguna dengan pengguna lain. Ada pengguna yang memakainya secara casual dan tidak aneh-aneh. Ada juga tipe mengguna yang mengeksplorasi androidnya secara maksimal, mulai dari mencari tahu cara root android, hingga mengopreknya menjadi lebih canggih.

Hal ini bisa terjadi karena android lebih memungkinkan untuk diutak-atik sedemikian rupa dari perangkat-perangkatnya. Nah, konsep ini yang kemudian banyak dikenal dengan rooting atau root android. Ada beberapa cara  root hp android kita, namun sebelum itu, kita juga harus tahu fungsi root hp android kita dan tidak hanya asal-asalan mengikuti tren. Berikut ini akan dijelaskan mengenai beberapa dasar-dasar dari mekanisme rooting android milik kita, mari ikuti ulasannya.

 

Apa itu Rooting Android

Android Newbie’s Guide to Rooting

Fungsi root hp android yang perlu diketahui adalah untuk membuat kita punya kontrol penuh atas gadget android kita. Dengan melakukan root, kita bisa menginstall banyak aplikasi-aplikasi yang secara resmi tidak bisa kita gunakan atau temukan di playstore. Hal ini dimungkinkan karena sistem operasi dari android memakai Linux dan berarti sistem ini dapat dieksplorasi sedemikian rupa alias open source.

Kegiatan root ini pun tidak dianggap ilegal atau terlarang, mengingat tak ada tanggapan apa-apa dari Google sebagai empunya Android. Kelebihan dari rooting ini sendiri adalah ia mampu menghasus aplikasi bawaan dari android yang memakan cukup banyak memori di ponsel. Ini juga berhubungan dengan cara merawat android agar tetap bisa berfungsi optimal, yakni melakukan factory reset.

Repotnya, dengan melakukan factory reset, otomatis kita akan menghapus file-file aplikasi yang kita pakai dan harus menginstall ulang. Namun, dengan melakukan root pada android kita, kita hanya perlu menginstall titanium backup sehingga ketika sudah selesai melakukan factory reset, semua aplikasi kita dapat dipulihkan tanpa repot-repot download ulang.

 

Haruskah Melakukan Rooting?

Lalu setelah sedikit mengetahui fungsi-fungsinya, kita tiba pada pertanyaan, perlukah melakukan root android? Tentu ini pertanyaan yang sulit mengingat tanpa diroot pun android yang memang levelnya untuk kelas menengah atas pasti sudah cukup baik tanpa harus diutak-atik.

Namun, ada pula orang yang beranggapan, dengan membeli android berarti kita punya kendali penuh atas segala software yang dimiliki dalam android tersebut. Rooting pun merupakan hak personal si pengguna apabila memakai cara pikir ini. Yang perlu dipahami bahwa rooting android adalah untuk mempermudah penggunaan android bagi pemakainya, terutama untuk membuang hal-hal tidak berguna yang menjadi bawaan asli ponsel.

Sisanya ada di tangan Anda, apakah anda ingin mengeksplorasi ponsel Anda lebih jauh ataukah sudah cukup puas dengan yang anda punyai sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Navigation