Membayar Harga HP Terlalu Mahal, Rupanya Memberikan Resiko Beragam

Kisaran harga HP saat ini di pasaran memang semakin beragam, masing-masing vendor menyediakan produk di segala level harga. Harga yang berbeda tentunya menyediakan sebuah perangkat handphone dengan spesifikasi berbeda pula. Meski berbeda dari segi dalaman namun apabila digunakan dengan tepat, handphone dengan spesifikasi terbatas pun akan terasa maksimal. Menentukan kisaran harga akan lebih bijak memperhatikan keadaan keuangan sehingga tidak salah memilih.

Resiko Memilih Handphone Terlalu Mahal

Meski pilihan handphone pintar dengan harga menengah ke bawah pilihannya bejibun, namun lebih banyak yang gengsi membelinya. Handphone yang murah seolah memalukan, namun pada dasarnya jauh lebih memalukan membeli handphone yang kemahalan. Ada resiko tersendiri yang harus ditanggung oleh mereka yang berani membeli handphone dengan harga di atas kemampuan. Atau katakanlah melebihi budget aman untuk menjaga kestabilan keuangan, sehingga resiko yang muncul pun beragam.

Mempertimbangkan resiko berikut bisa membantu lebih bijak dalam mengambil handphone yang bila dilihat dari segi harga memang pas. Resikonya adalah:

  • Uang untuk makan berkurang,

Terlalu menjaga gengsi untuk membeli handphone yang sedikit lebih murah menjadikan keuangan untuk sektor lain terganggu. Salah satunya ialah uang yang biasanya di jatah untuk kebutuhan makan selama sebulan sudah tentu akan berkurang. Maka setelah membeli handphone yang sangat mahal ada baiknya mempersiapkan ikat pinggang untuk dikencangkan atau semakin rajin untuk berpuasa.

  • Kehilangan kesempatan untuk berekreasi,

Selain membuat dana konsumsi terganggu, membayar harga HP terlalu mahal dari kemampuan sebenarnya. Juga memperbesar resiko hanya bisa berdiam diri di rumah atau kamar kost setiap akhir pekan atau hari libur. Mengapa? Sebab sudah tidak ada dana cadangan lagi untuk kebutuhan jalan-jalan dan rekreasi dengan berbagai cara bersama sahabat. Membeli handphone yang sesuai membantu mengatur semua sektor kebutuhan termasuk hiburan. Sehingga meski sudah mendekati tanggal tua Kita bisa menikmati handphone baru dan jalan-jalan.

Baca Juga: Tips Membeli Handphone yang Berkualitas

  • Terbebani dengan transaksi kredit,

Merasa tidak memiliki dana tunai yang cukup untuk membawa pulang sebuah handphone merk tertentu yang cukup mahal. Maka memilih alternatif membeli secara kredit, meski handphone impian bisa di genggam di tangan. Namun, ke depannya Kita akan mendapatkan biaya atau pengeluaran baru dalam bentuk setoran kredit handphone. Padahal kalau meluangkan waktu mengkalkulasikan total harga tunai dengan kredit, akan jauh lebih murah membeli tunai. Beda halnya jika membeli handphone yang harganya memang pas, maka tidak perlu pusing membayar angsuran.

  • Ada kemungkinan handphone masuk ke pegadaian,

Penghasilan bulan ini ditambah dengan tabungan yang berhasil terkumpul jika dikumpulkan bisa membawa pulang handphone merk A. Sayangnya, kurang pertimbangan untuk memperhatikan berapa besar biaya hidup selama sebulan penuh. Kerap menjadikan pelakunya menyerahkan handphone tersebut kepada rekan atau keluarga untuk digadaikan. Sehingga gajian bulan depan baru bisa diambil, padahal resikonya lebih tinggi misal handphone hilang atau rusak setelah digunakan oleh teman yang membantu membayar harga gadainya.

  • Handphone lebih banyak menganggur,

Memiliki handphone canggih bukan berarti kebutuhan biaya sudah berakhir, sebab untuk menjalankan semua fitur perlu modal. Sebut saja modal kuota, supaya beragam aplikasi dan keunggulan spesifikasi bisa dinikmati secara nyata. Semakin canggih dan semakin mahal harga HP, membuatnya butuh dana perawatan bulanan yang lebih lumayan. Bisa jadi karena membeli yang terlalu mahal Kita tidak bisa mengisi kuota atau pulsa sekalipun sehingga handphone menganggur begitu saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Navigation